Hubungan Indonesia dengan Malaysia kian memanas. Rupanya tak sedikit masyarakat di Tanah Air yang menginginkan Indonesia berperang saja dengan Malaysia. Pilihan itu belum tentu jalan terbaik. Sekalipun jadi, berikut perbandingan kekuatan militer kedua negara.
Pertama dari anggaran militer. Indonesia memiliki US$1,3 miliar per tahun. Nilai itu di bawah anggaran militer Malaysia senilai US$69 miliar setiap tahunnya. Akan tetapi, secara kuantitas, jumlah personel militer Indonesia lebih besar. Indonesia memiliki 243 personel militer, sedangkan Malaysia cuma separuhnya, sekitar 135 personel.
Adapun dari sisi persenjataan, Indonesia memunyai 114 unit kapal perang, 67 unit pesawat tempur, dan enam buah pangkalan pesawat militer. Sementara Malaysia memiliki 24 unit kapal perang dan 18 pesawat tempur serta lima pangkalan militer. Kendati kekuatan pesawat tempur lebih besar, kenyataannya, cuma sebagian yang berfungsi baik.
Selain itu, Malaysia merupakan anggota Five Power Defense Agreement (FPDA). Kelompok tersebut beranggotakan Singapura, Inggris, Australia, dan Selandia Baru. Jika Malaysia diserang, anggota FPDA lainnya bakal membantu. Di sisi lain, kalaupun terjadi perang, jumlah penduduk yang mesti diselamatkan dari Indonesia lebih besar. Negara kita memiliki penduduk sebanyak 237 juta orang, sedangkan Malaysia tercatat 27,7 juta orang
(KENNEDI)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar